Beda Antara Cinta Laki-Laki dan Perempuan

Diambil dari bukunya Pak Ahmad Salim, “Cinta itu di Otak atau di Hati?”

1. Ketika ada seorang perempuan membenci laki-laki setengah mati, itu tandanya dahulu dia mencintainya setengah mati

2. Wahai Laki-laki, saat kamu tak dapat menyimpan rahasia darinya tandanya kamu mencintainya

3. Dibelakang semua perempuan sukses adalah kegagalan cinta

4. Cinta yang dianggap sekedar babak pertama bagi laki-laki ternyata adalah hidup-mati perempuan

5. Ketika lelaki mengatakan, “Perempuan itu tak punya hati”, berarti perempuan telah merebut hatinya

6. Cinta seorang laki-laki bagai menulis diatas air atau paling besarnya bagai menulis diatas pasir

7. Hati perempuan yang dirundung kasmaran bagai mihrab emas, biasanya hanya patung tanah yang berlindung dibawahnya

8. Bagi perempuan ada tiga tahap dalam perjalanan cintanya: mencintai, dikecewakan, kemudian bersedih

9. Banyak kaum laki-laki yang bunuh diri karena cinta, tapi kaum perempuan lebih banyak

10. Cinta adalah sebuah kisah, yang didalamnya perempuan dengan bangga berperan sebagai pahlawan, sedang lelaki, ia lebih memilih menjadi pengarangnya

11. Dalam kehidupan seorang perempuan, ada suatu masa ia merasa butuh mencintai seorang lelaki dengan sepenuhnya

12. Cinta; perempuan, laki-laki, dan larangan

13. Betapa pun seorang perempuan bermulut seribu, namun cinta akan mengajarinya diam

14. Wanita cantik adalah wanita yang menggetarkan kata cinta diantara kedua bibirnya

15. Dalam mencinta, seorang lelaki selalu ingin tahu apa yang dilakukan kekasihnya

16. Ketika seorang perempuan mencintai lelaki, sekali-kali ia tidak akan pernah merendahkannya

17. Dalam cinta, laki-laki adalah penyerang dan perempuan adalah yang bertahan

18. Dalam mencinta, seorang lelaki akan berkorban apa pun untuk kekasihnya, kecuali satu hal, mencintainya terus menerus

19. Keinginan seorang perempuan bisa dibengkok-bengkokan terserah orang yang dicintainya

20. Dalam persahabatan, lelaki lebih pandai dibandingkan perempuan, namun tidak demikian dalam cinta

21. Dalam cinta, laki-laki bak serigala beringas, Hati-hatilah! Dan perempuan, ia menyerahkan segalanya dan siap berkorban

22. Cinta, mungkin bisa berakhir dalam sehari, namun cinta hakiki tidak!

23. Tak ada yang dapat mencabut cinta dari hati perempuan kecuali cinta yang baru

24. Seorang perempuan tak akan mampu hidup tanpa orang yang ia cintai

25. Cinta, merasuk dalam jiwa perempuan dalam hitungan detik yang penuh ketenangan dan takjub

26. Perempuan mencintai pasangan untuk dirinya, demikian pula laki-laki

27. Cinta seorang lelaki tak lebih dari lembaran sampul depan, namun cinta seorang perempuan bagai lembaran-lembaran kertas yang tiada habisnya

28.  Kebahagiaan perempuan, ketika ia bisa mencintai seorang lelaki lalu tunduk kepadanya

29. Kala perempuan jatuh cinta, ia mulai itu dengan kekhawatiran, ketakutan, dan prasangka-prasangka

30. Perasaan, cinta, dan  kerelaan adalah hal yang tak akan lekang dari perempuan

Menikah, Perlukah?

Kebanyakan orang memiliki alur kehidupan lahir,bayi,remaja,dewasa,menikah,punya keturunan,tua,meninggal, meskipun ada yang terputus ditengah-tengah. Menurut saya itu pun suatu hal yang wajar karena dari zaman dahulu hingga sekarang alur kehidupan seperti itulah yang paling umum. Menikah pun juga ada dihampir  setiap ajaran agama.

Namun, dunia ini memang unik dan beragam. Setidaknya aku bertemu beberapa orang yang tidak mau menikah, takut menikah, atau sampai umur yang menurut ku cukup tua (diatas 35 tahun) belum pernah menikah. Berbagai macam pendapat pun dilontarkan. Ada yang mengatakan bahwa, tidak menikah tidaklah mengapa selama dirinya masih dapat memberi manfaat yang baik untuk orang lain. Ada pula yang mengatakan takut akan tanggung jawab yang nanti dipikulnya. 

Apa pun pendapat mereka, menurut ku menikah itu perlu. Menikah merupakan fitrah, kebutuhan dasar dari setiap manusia. Bila tidak menikah atau belum menikah seperti ada yang kurang. Menikah merupakan salah satu fasilitas yang Allah berikan untuk merasakan sakinah, mawadah, dan rahmah.

Hidup ini penuh dengan pilihan, termasuk menikah. Apa pun pilihan mu atau aku, yang terpenting adalah jalani hidup yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain :)

Regards

-dandist-

Hidup itu pilihan dan pilihan yang diberikan hanya dua menjadi PEMENANG atau PECUNDANG